BNI Multifinance Raih Predikat “Sangat Bagus” Tiga Tahun Berturut-Turut

 

BNI Multifinance meraih predikat “Sangat Bagus” selama tiga tahun berturut-turut pada Rating Multifinance 2019, yang diselengarakan Majalah Infobank. Berbagai strategi dilakukan anak usaha BNI ini untuk mendapat predikat “Sangat Bagus,” diantaranya selektif dalam memilih nasabah.


Kondisi makro ekonomi nasional masih belum stabil sejak beberapa tahun lalu hingga saat ini. Ketidakstabilan kondisi makro ekonomi nasional berdampak pada menurunnya kinerja keuangan perusahaan multifinance. Karena dalam kondisi makro ekonomi nasional seperti ini banyak perusahaan dan individu menunda membeli kendaraan melalui perusahaan multifinance. Jika banyak perusahaan dan individu menunda membeli kendaraan melalui perusahaan multifinance maka akan menurunkan kinerja keuangan perusahaan multifinance.

BNI Multifiinance merupakan perusahaan pembiayaan yang tidak terpengaruh dengan kondisi makro ekonomi nasional ini, buktinya, tahun ini, BNI Multifinance mendapat predikat “Sangat Bagus” berdasarkan Rating Multifinance versi Majalah Infobank. Sebelumnya, selama dua tahun lalu, secara berturut-turut BNI Multifnance mendapat predikat “Sangat Bagus,” sehingga tahun ini merupakan tahun ketiga, secara tiga tahun berturutturut BNI Multifinance mendapat predikat “Sangat Bagus” dari Majalah Infobank. “Kami selektif dalam memilih customer sehingga Non Performing Finance (NPF) kami rendah.

Sejak 2017 dan 2018, kami mulai mendapat reveral dari nasabah eksisting BNI, jadi ini yang kami jalankan. Kemudian, sejak delapan tahun lalu induk kami (BNI) mulai memberikan keutamaan kepada BNI Multifinance dalam proram Car Ownership Program (COP). Konsep COP ini kami copy paste ke perusahaan lainnya agar perusahaan tersebut membeli kendaraan kepada kami. Pada program COP ini NPF kami 0%. Selain itu, masih banyak program lain yang kami jalankan untuk mengatasi kondisi makro ekonomi nasional yang masih belum stabil,” kata Direktur Utama BNI Multifinance, Hasan Gazali Pulungan, kepada Infobank, belum lama ini, di Jakarta, Terkait predikat “Sangat Bagus” yang didapat perusahaan yang dipimpinnya, lanjut Hasan, dalam laporan keuangan, dari tahun ke tahun, BNI Multifnance selalu menunjukkan tren positif yang terus meningkat, tren positif tersebut rata-rata di atas industri multifinance.

“Karena kami selektif dalam memilih nasabah, maka NPF kami tahun lalu 1,18%, sedangkan tahun ini kami menargetkan NPF 1,15%,” jelasnya. Dalam mempertahankan predikat “Sangat Bagus” BNI Multifinance akan mempertahankan strategi yang baik yang telah dijalankan selama 2018. Sedangkan 2019, akan memunculkan ide-ide baru untuk mendongkrak kinerja perusahaan selama tahun ini. Selama Januari sampai Agustus 2019, BNI Multifinance telah melakukan kerjasama dengan divisi konsumer banking BNI untuk penjualan kendaraan bermotor. Lalu, melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, di antaranya melakukan kerjasama dengan Kopaja, Metro Mini dan Lingko untuk peremajaan armada yang terintegrasi di Jakarta. Selain itu, melakukan kerjasama dengan ATPM, Tata Motor dan SMF. Keuntungan kerjasama dengan SMF adalah dapat memberi DP 0%, dengan jangka waktu maksimal 20 tahun, pembiayaan sampai 700 juta.

“Kerjasama ini untuk memenuhi kaum millenial yang ingin membeli rumah,” imbuh Hasan. Dengan menjalankan berbagai kerjasama yang telah dilakukan selama ini BNI Multifinance optimis akan mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. Kuncinya adalah terus melakukan komunikasi dengan stakeholders yang ada di BNI. “Selama ini BNI Multifinance banyak dibantu rekan-rekan Relationship Manager
(RM) BNI, baik RM korporasi, medium, dan small serta teman-teman sales yang ada di kantor cabang BNI,” kata Hasan yang juga didampingi Direktur BNI Multifinance, Linda Saragih dan SEVP Keuangan, Risiko Bisnis, dan Operasional BNI Multifinance, Antonius Anung F. Nugroho.

Group Perusahaan